Informasi Penting

Iklan

4 Penyakit Paling Berbahaya dan Banyak Dihadapi di Indonesia

Setiap orang tentunya tidak pernah ada yang ingin mengalami suatu penyakit, baik itu penyakit ringan ataupun penyakit berat. Sebab, kesehatan merupakan salah satu hal yang tidak bisa terbeli dengan uang dan harta sebanyak apapun itu. Tak kenal maka tak dapat menghindarinya, itulah pepatah yang sangat cocok untuk berbicara tentang berbagai penyakit dan penyebabnya, sobat semua tidak akan dapat menghindari ancaman serangan berbagai macam bentuk penyakit yang sangat dengan mudah menimpa sobat, tanpa disadari penyebabnya jika tidak pernah mempelajari dan mengetahuinya.

Penyakit Paling Berbahaya dan Banyak Dihadapi di Indonesia

Pada artikel ini, akan dibahas mengenai penyakit-penyakit paling berbahaya dan sangat banyak dihadapi di Indonesia, menurut data yang dirilis oleh BPJS Indonesia. Penyakit apa saja itu? Simak ulasannya beriut ini!

1. Tuberkulosis (TBC)

Penyakit TBC adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan sangat cepat menular melalui udara. Penyakit paling berbahaya ini menular melalui droplet, yaitu sebuah titik terkecil berupa cairan yang biasanya keluar saat seseorang membuang ludah, bersin, dan juga batuk.

 Jika cairan ini dihirup secara tidak sengaja oleh orang yang berdekatan dengan penderita TBC, maka hal itu akan dapat menyebabkan orang tersebut memiliki resiko besar tertular penyakit TBC. dr.Agung Sugihanton M.kes menyatakan sebagaimana yng dirilis oleh CNN Indonesia bahwa Indonesia masih termasuk salah satu Negara dengan jumlah penderita TBC yang sangat tinggi. Hal ini karena penyakit TBC sendiri sangat mudah menjangkiti seseorang yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

2. Diabetes

Diabetes adalah sebuah penyakit dimana pancreas pada tubuh seseorang tidak lagi dapat menghasilkan hormone insulin yang cukup untuk memecah gula yang masuk ke dalam tubuh, atau dapat memproduksi insulin namun tidak dapat memakainya secara optimal dalam mencerna besarnya kadar gula yang masuk ke dalam tubuh. Menurut data yang dirilis pada tahun 2013 lampau oleh badan kesehatan dunia WHO,  penyakit yang satu ini menempati posisi ketiga terbesar dalam kategori penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di Indonesia dengan persentase 6,5 %.

Perlu pula sobat ketahui bahwa penyakit diabetes di Indonesia saat ini, tidak hanya diderita oleh orang tua lanjut usia, tetapi orang-orang dewasa dan juga remaja usia 15 tahun atau lebih sudah ada yang terkena penyakit ini, hal ini menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2013.

Data di atas menjadi pelajaran penting bagi setiap penduduk Indonesia bahwa sangat penting untuk mulai membatasi asupan kadar gula dalam bahan makanan yang dikonsumsi setiap hari sejak usia dini dan remaja. Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran orang tua untuk memberikan arahan pada semua anggota keluarga terkait berbagai penyakit yang bisa mengganggu kesehatan, yang salah satunya adalah diabetes.

Khusus untuk para orang tua usia di atas 40 tahun, dapat dilakukan pemeriksaan gula darah secara rutin pada puskesmas atau bidan desa terdekat. Hal ini untuk mendeteksi dan mencegah penyakit diabetes sejak dini.

3. Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah penyakit dengan posisi kedua setelah stroke dalam daftar penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di Indonesia. Penyakit ini tidak menular, dan banyak terjadi karena gaya dan cara hidup yang tidak memperhatikan masalah kesehatan. Misalnya karena obesitas, merokok, konsumsi minuman beralkohol, dan seringnya mengkonsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh yang sangat tinggi.

Berikut ini adalah data dari Kementerian Kesehatan RI 2013, terkait persentase pengidap penyakit jantung koroner berdasarkan kategori usia dri total penduduk Indonesia, yaitu:

1) Usia 65- 74 tahun; terdapat  3,6 % dari total penduduk Indonesia.

2) usia 55-64 tahun; ditemukan 2,8 % dari total penduduk.

3) usia 45-54 tahun; terdapat 2,1 % dari total jumlah penduduk.

Tingginya kasus penderita jantung koroner membuat pemerintah Indonesia membuat sebuah pedoman sehat yang diberi nama pedoman CERDIK, yang arti dan kepanjangannya adalah sebagai berikut:

1) C - cek kesehatan rutin dan berkala;

2) E - enyahkan Rokok; yaitu dengan berusaha untuk berhenti merokok.

3) R – rajin beraktivitas fisik; yaitu dengan olahraga ringan teratur.

4) D – diet sehat dan seimbang; yaitu dengan mengurangi berat badan.

5) I – Istirahat yang cukup yaitu dengan tidur 8 jam sehari

6) K –Kelola masalah hidup untuk menghindari stress.

4. Stroke

Stroke adalah terjadinya gangguan pada fungsi saraf dan aliran darah pada pembulu darah otak secara tidak terduga dengan kondisi sangat parah dan cepat. Hal ini kemudian menyebabkan beberapa organ tubuh menjadi tidak berfungsi dengan baik, misalnya terganggunya cara jalan, tidak bisa menggerakkan tangan atau bagian tubuh lain, terganggunya pandangan, cara bicara menjadi tidak jelas dan tidak lancar, tidak bisa berdiri, dan lain sebagainya.

Penyakit stroke adalah penyakit penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Menurut data kementerian kesehatan 2013, penyakit ini mulai diidap oleh kalangan dengan usia di atas 45 tahun. Namun, jumlah yang paling banyak adalah kalangan dengan usia 75 tahun lebih. Meskipun data di atas menunjukkan bahwa Penyakit ini sangat banyak untuk kalangan usia tua, bukan berarti bahwa tidak ada kemungkinan akan terjadi pada seseorang berusia muda. Sebab semuanya bergantung pada pola hidup dan pola makan dalam kehidupan sehari-hari. Penyebab utama penyakit ini adalah konsumsi makanan tinggi lemak dan minyak, alcohol, rokok, dan juga banyak hal lain dari cara hidup sehari-hari.

Baca Juga:
Previous
« Prev Post
Show comments